KASUS MIRIP “KKN DESA PENARI” DI KAMPUNGKU

Gresik Post - Sedang viral kisah “KKN di desa Penari” sepasang mahasiswa dan mahasiswi KKN yang meregang nyawa karena berani melanggar pantangan adat & kepercayaan masyarakat sekitar. Kisah yang hampir serupa juga pernah terjadi di kampung ibuku dimana seorang warga tewas karena berani melanggar pantangan saat sebuah ritual tertentu dilakukan di kampung tersebut.

KASUS MIRIP “KKN DESA PENARI” DI KAMPUNGKU

Kisah ini terjadi beberapa puluh tahun yang lalu di keluarga kakek saya, di saat paman saya masih SMP dan saya belum lahir. Saksi hidupnya adalah ibu saya (karena kakek dan nenek sudah meninggal) dan warga kampung yang kini usianya minimal setara dengan ibu saya. Kejadiannya dimulai saat paman saya yang masih seusia SMP saat itu sedang bermain-main di sebuah Taman Makam Pahlawan yang ada di kota kami.

Entah bagaimana kejadiannya (karena paman saya juga tidak bisa jelas mengingatnya) tiba-tiba jiwa paman saya tertukar di sana dimana jiwa paman saya berada di taman itu sedang jiwa lain yang kebetulan namanya sama dengan paman saya dan kebetulan itu adalah jiwa seorang pejuang 45 tiba-tiba bisa masuk dan menguasai raga paman saya.

Berdasar keterangan paman saya yang masih bisa mengingat kejadian itu, disana dia dimuliakan, disambut dengan pesta dan akan diangkat menjadi Pangeran karena kebetulan penguasa gaib di wilayah itu dulunya adalah seorang tokoh pejuang dan seorang kyai sakti yang adalah saudara seperguruan dengan kakeknya kakek saya (istilahnya orang Jawa : mbah Canggah) dan juga dengan Pangeran Diponegoro sehingga paman sayapun dianggap sebagai “cucunya sendiri” oleh sang penguasa gaib itu. (Sekedar info, kasta dan status sosial tidak hanya dikenal di dunia manusia tapi juga di dunia astral.)

Yang heran adalah almarhum nenek saya, karena sekembali dari Taman Makam Pahlawan paman saya memiliki tabiat yang aneh yaitu suka latihan baris berbaris sendiri dan kemana-mana selalu memanggul senjata mainan, yang mana hal ini tidak pernah dilakukannya sebelumnya. Namun dia akan menyahut dan menjawab jika dipanggil namanya (karena kebetulan pejuang yang jiwanya tertukar dengan paman saya itu memiliki nama yang sama dengan nama paman saya.)

Kakek saya yang kebetulan adalah orang yang waskita dan linuwih (punya kelebihan indera keenam) tahu bahwa yang berada di raga paman saya saat ini bukanlah jiwanya sendiri melainkan jiwa lain yang kebetulan punya nama yang sama dengan nama anaknya. Kakek sayapun kemudian berusaha mencari dan mengembalikan jiwa paman saya.

Saya tidak tahu bagaimana kronologinya (karena saat saya lahir kakek sudah meninggal sehingga saya tidak bisa menanyakan mengenai kejadian itu), yang jelas akhirnya kakek mengambil salah satu batu di kuburan sebagai syarat untuk mengembalikan jiwa paman saya dan menukarnya kembali dengan jiwa si pejuang 45 yang ada dalam raga paman saya.

Dan saat ritual “penukaran jiwa” itu hendak dilakukan kakek meminta seluruh warga kampung untuk begadang dan tidak diperbolehkan tidur hingga pagi hari untuk menghindari resiko dan hal-hal yang tidak diinginkan. Dan karena kakek saya termasuk orang yang dihormati dan dipercaya di kampung itu maka semua warga kampungpun bersedia melakukannya.

Akhirnya ritual dilakukan, pintu rumah kami dibuka dan sambil melempar batu kuburan itu keluar kakek saya berseru, “Si ....... (nama paman saya) sudah kembali.” Akhirnya paman sayapun kembali sadar dan jiwa yang sempat berada di dalam raganyapun berhasil dikembalikan ke tempat asalnya.

Pagi harinya warga kampung heboh karena ada satu warga yang tak percaya dan berani melanggar instruksi kakek saya tadi (yaitu tidur dan tidak begadang hingga pagi hari) sehingga akhirnya meninggal. Namun warga kampung juga tidak berani menyalahkan kakek saya karena sudah memberikan peringatan dan menganggap hal itu hanya sebagai kebetulan atau musibah belaka.

Kejadian ini memiliki kemiripan dengan kisah “KKN di desa Penari” dimana ada konsekuensi kehilangan nyawa saat kita berani menentang, melanggar dan berurusan dengan kekuatan gaib yang tak tampak oleh mata yang biasanya kita remehkan dan kita anggap sebagai tahayul belaka, apalagi di jaman modern seperti sekarang ini. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti ataupun mengajak Anda untuk melakukan kultus terhadap hal gaib. Saya hanya ingin mengatakan bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita mengerti dan berada di luar kuasa serta kendali kita.

Mungkin ada sebagian dari Anda yang akan berkata “Sebagai orang beriman kita tidak perlu percaya dan takut dengan hal begituan.” Oke, itu ada benarnya juga karena jika Anda benar-benar terhubung dengan Roh Suci Anda (Tuhan) maka tidak akan ada satu makhluk gaibpun yang bisa mengganggu dan mencelakakan Anda, sehebat apapun dia. Tapi sudahkah Anda benar-benar dikenal dan disayang oleh Tuhan? Benarkah Anda sudah terhubung dengan Roh Suci Anda (Orang Kristen biasanya menyebutnya dengan istilah Roh Kudus) ataukah Anda sekedar gede bacot doang tapi sebenarnya kosong melompong di dalam?

Disinilah masalahnya. Banyak orang yang sok yakin dan merasa sudah mengenal Tuhan tapi sebenarnya dia hanya tertipu dan terjebak oleh ilusi ego dan pikirannya sendiri. Orang yang seperti ini meskipun mulutnya koar-koar teriak sok yakin dengan Tuhan tapi sekali saja disenggol oleh “penguasa gaib” toh bakal mampus juga karena dasar spiritualnya kosong dan tidak memiliki tameng ataupun aura pelindung spiritual. Contohnya ya kumpulan orang yang suka teriak “bunuh-bunuh” di jalan raya sambil sebut nama Tuhan itu hehe.......

Salam Semesta Tiada Batas

(NB : Di dekat lokasi TMP yang saya sebutkan di atas pernah dilakukan pertunjukan atau konser musik. Tapi tanpa ada gempa dan angin serta sebab yang jelas, tiba-tiba saja panggung ambruk. Menurut orang yang memiliki indera keenam katanya ada naga besar yang melilit panggung tersebut. Hingga sekarang tidak pernah ada lagi orang yang berani bikin acara hiburan berskala besar di sekitar lokasi itu. )
.
.
.
Muhammad Zazuli

Belum ada Komentar untuk "KASUS MIRIP “KKN DESA PENARI” DI KAMPUNGKU"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel