30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER

Gresik Post - 30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER. Dikutip dari Balai Penyuluhan Pertanian Panceng (BPP Panceng), Kamis (1/8).

30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER

Burung hantu (tyto alba) kini menjadi harapan baru bagi petani di Desa Sumurber untuk mengatasi hama tikus yang meresahkan para petani.

30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER

Sikap pemerintah dan kelompok tani Desa Sumurber dalam menjawab keresahan petani untuk mengendalikan hama tikus patut diacungi jempol dan layak menjadi contoh bagi desa-desa lain.

30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER

Pemerintah dan kelompok tani Desa Sumurber berupaya membuat 30 rubuha (rumah burung hantu) yang akan disebar di 30 titik lokasi lahan pertanian.

30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER

Berawal dari kunjungan para pemuda Sumurber yang tergabung dalam kelompok tani sekitar 2 tahun lalu. Mereka secara swadaya mendatangi salah satu kelompok tani yang berada di Desa Klotok Balongpanggang untuk belajar serta menyaksikan langsung keberhasilan rubuha dalam mengendalikan hama tikus.

Kelompok tani Desa Sumurber disambut baik oleh Bapak Khusaini, pegiat rumah burung hantu setempat, yang didampingi beberapa pengurus kelompok tani Desa Klotok. Bapak Khusaini pun akhirnya menghadiahi rombongan pemuda Sumurber sebuah rubuha yang terdapat tulisan "51".

Rubuha itulah yang kemudian menginspirasi kelompok tani bersama Pemerintah Desa Sumurber untuk diduplikasi di desanya.

Foto: Bayu Wicaksono | BPP Panceng

Belum ada Komentar untuk "30 RUMAH BURUNG HANTU DISEBAR DI SUMURBER"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel