Sebanyak 6 Orang Petinggi Dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Mengunjungi Pemkab Gresik

Gresik Post - Bertugas untuk sosialisasi dan mengumpulkan informasi serta data sebagai masukan dalam perumusan kebijakan nasional yang berkaitan dengan mitigasi bencana dalam rangka ketahanan nasional. Sebanyak 6 orang petinggi dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional mengunjungi Pemkab Gresik

Sebanyak 6 Orang Petinggi Dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Mengunjungi Pemkab Gresik

Mereka adalah Marsekal Pertama TNI Bayu Roostono, Brigjen TNI Sugeng, Brigjen TNI Made Datrawan, Kolonel Chb. I Gusti Putu Wirejana, Kolonel Pom. Djati Santoso dan Dr. Sumantri. . Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto didampingi Komandam Kodim 0817 Letkol Infantri Budi Handoko serta Kepala Opd Pemkab Gresik menerima di Ruang Rapat Graita Eka Praja, Kamis (11/7/2019).

Sebanyak 6 Orang Petinggi Dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Mengunjungi Pemkab Gresik

Untuk keperluan tersebut, Anggota Dewan Ketahanan Nasional tersebut membawa pakar gempa dari Institit Teknologi Surabaya (ITS). Profesor Amin Widodo. . Ketua Rombongan Bayu Roostono mengatakan bahwa pihaknya dalam rangka mensosialisasikan rencana aksi bela negara. 

“Seluruh Warga negara berkewajiban untuk bela negara. Bela negara kekinian adalah dilakukan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Bela negara perlu diperkuat sesuai Instruksi Presiden nomer 7/2018” katanya. 

Menurutnya, ancaman tertinggi ketahanan nasional adalah bencana. Jadi rencana aksi persiapan dini adalah mengurangi resiko bencana. 

“Kami berharap, dalam penataan kota dan pembangunan perlu dikonsultasikan ke kami atau pusat study gempa Nasional PUTR” harapnya. 

Menguatkan harapan Dewan Ketahanan Nasional, Amin Widodo pakar gempa ITS yang ikut serta kunjungan tersebut menjelaskan, kenapa setiap gempa di Jepang dampaknya sangat kecil sedangkan di Indonesia dampaknya sangat besar ? Jepang sudah lama melakukan penelitian dan masyarakatnya telah terlatih sejak dini. 

“Potensi gempa di Indonesia sangat besar, karena ada 3 sesar aktif atau patahan aktif. Gempa tidak dapat diprediksi, dihindari dan dijinakkan. Namun bisa dipelajari dan diminimalisir dampaknya.

Sumber : @humaspemkabgresik

Belum ada Komentar untuk "Sebanyak 6 Orang Petinggi Dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Mengunjungi Pemkab Gresik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel