Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok

Gresik Post - Pada puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2019 di Jakarta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok sekaligus telah menerapkannya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok

Apresiasi yang diberikan Kemenkes RI tersebut berupa penghargaan Pastika Parama yang merupakan penghargaan tertinggi di level nasional. Terdapat 5 Provinsi dan 29 Kabupaten/kota penerima Pastika Parama. Dan di Jawa Timur hanya ada Kabupaten Gresik, Kabupaten Ngawi, Kota Mojokerto serta Kota Surabaya.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim menerima langsung penghargaan tersebut dari  Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, bertepatan dengan puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang berlangsung di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (11/07/2019).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok

"Alhamdulillah, hari ini Pemkab Gresik diapresiasi dan diberikan penghargaan oleh Kemenkes RI berupa penghargaan Pastika Parama," ujar Wabup Qosim saat didampingi plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Endang Poespitowati.

Wabup menjelaskan, Gresik dinilai mumpuni dalam menetapkan dan juga mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok dan kebijakan pengendalian konsumsi tembakau untuk membiasakan hidup sehat bagi masyarakatnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok

"Pak Bupati Gresik beserta jajaran di pemerintah kabupaten Gresik memang memiliki komitmen kuat, sehingga dibentuklah Perda terkait dengan Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Rokok," katanya.

"Apalagi saya dan Pak Bupati sama-sama tidak merokok. Kebiasaan ini yang kami contohkan kepada siapapun," pungkas Wabup.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok

Perda yang diterapkan di Kabupaten Gresik, kata Wabup, adalah Perda nomor 4 tahun 2015 tentang kawasan tanpa rokok dan kawasan terbatas rokok. Kemudian diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 40 tahun 2015 tentang peraturan pelaksanaan perda.

"Pencapaian yang diterima Pemkab Gresik pun tak terlepas dari bimbingan Bapak Bupati Gresik (Dr. Sambari Halim Radianto), kolaborasi OPD (Organisadi Perangkat Daerah) dan dukungan dari masyarakat Gresik," imbuhnya.

Sumber :  @humaspemkabgresik

Belum ada Komentar untuk "Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas langkah dan upaya dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel