PERNYATAAN SIKAP RAKYAT MUSLIM JATIM

Gresikpost.id  - PERNYATAAN SIKAP RAKYAT MUSLIM JATIM. Bismillahirrah maanirrakhiim. Mencermati dinamika politik nasional pasca Pemilu Serentak 2019, kami rakyat Jawa Timur menyatakan bahwa :


1. Kehidupan bersama dalam kebhinnekaan telah mengalami gangguan serius karena rakyat muslim sebagai _stakeholders_ terbesar NKRI sering diposisikan sebagai musuh negara, anti-Pancasila, radikal dan intoleran. *Kami menolak fitnah ini*. Rakyat muslim Jawa Timur sebagai mayoritas masyarakat NKRI selama 50 tahun lebih telah berhasil membuktikan  Indonesia sebagai negara yang aman dan damai dalam kebhinnekaan. Gelagat perpecahan yg kini terjadi merupakan hasil dari narasi yang dibangun untuk membenturkan antara rakyat muslim dan anggota masyarakat beragama lain di Indonesia. Kami menduga ada *gerakan neokomunisme* yang kini sedang beroperasi di Indonesia untuk memecah belah rakyat Indonesia. 

2. Pemilihan Presiden telah mengakibatkan polarisasi yang tajam antara pendukung peserta Pilpres.  Polarisasi ini dimulai sejak kampanye yang diwarnai oleh banjir _hoaxes_ yang pada akhirnya menguntungkan pasangan calon tertentu  sebagai penguasa yang memiliki semua akses untuk memanfaatkan sumberdaya politik, anggaran dan birokrasi bagi keuntungan elektabilitas. Akibatnya adalah bagi Kami *sulit mengatakan bahwa Pilpres 2019 telah berlangsung secara jujur dan adil*. 

3. Peristiwa kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta telah menambah jumlah korban yang sudah berjatuhan sejak pemungutan suara 17/4/2019 hingga saat ini. Indikasi *pelanggaran HAM berat* oleh aparat Polri telah dilaporkan oleh Komisi Nasional HAM, media nasional, dan media asing.


Oleh karena itu Kami rakyat muslim  Jawa Timur menyerukan :

1. Agar masyarakat yang beragama/ber-Ketuhanan Yang Maha Esa,  TNI dan POLRI, serta pemerintah semakin *mewaspadai gerakan neokomunisme* di Indonesia yang semakin terang-terangan mengkampanyekan paham anti-Tuhan ini secara terstruktur, dan sistemik. 

2. Agar Mahkamah Konstitusi sebagai _the Guardian of the Constitution_ mampu *mengadili gugatan Pilpres secara konsepsional dan substantif* demi menegakkan kejujuran dan keadilan sebagai azas-azas Pemilu, bukan sekedar menghitung selisih perolehan suara belaka. Para hakim MK diminta untuk memeriksa seluruh prosedur dan tata cara Pilpres 2019 ini dengan prinsip bahwa *hasil Pilpres yang sah harus diperoleh melalui proses yang sah* pula. Kami menolak gagasan bahwa kemenangan hanya ditentukan oleh perolehan jumlah suara belaka tanpa memperhatikan prosesnya.  

3. Agar *Pemerintah dan penyelenggara Pemilu bertanggungjawab atas korban yang telah berjatuhan* baik yang sakit maupun yang wafat sampai semua tahapan Pemilu Serentak ini dinyatakan selesai. Kami meminta agar Komnas HAM membentuk Tim Pencari Fakta untuk menemukan oknum, kelompok dan lembaga yang bertanggungjawab atas korban Pemilu ini. 

4. Meminta kepada *aparat kepolisian tidak bertindak represif dan tidak melakukan penangkapan*  para Kiai, para Habaib,  para Ustadz, para da'i,  para aktivis dan tokoh masyarakat yang  memperjuangkan hak konstitusionalnya.

Tuntutan kami rakyat muslim Jawa Timur ini disertai harapan agar kepercayaan masyarakat pada Pemerintah dapat dibangun kembali setelah menurun selama kampanye Pemilu Serentak 2019. *Kepercayaan, kedamaian dan ketertiban masyarakat hanya dapat dipulihkan dan kemudian diperkuat dengan mengembalikan keadilan dan kejujuran* dalam proses-proses demokrasi sebagai bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh kemajemukan. Kami berkeyakinan bahwa *tugas-tugas demokrasi tidak selesai di bilik suara, tapi justru dimulai sesudah Pemilu ini selesai*. 

Kiranya Allah swt Tuhan Yang Maha Esa merahmati dan melindungi NKRI dan bangsa Indonesia dari bala dan mara bahaya selama-lamanya. Aamiin. 


Surabaya, 2 Juni 2019. 
Atas Nama Rakyat Muslim Jawa Timur

1. Dewan Dakwah Islamiyah Jawa Timur.
2. Front Pembela Islam Jawa Timur
3. PA 212 jatim
4. Dakwah Center Hidayatullah Jawa Timur.
5. Aliansi Ulama Madura (AUMA)
6.Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA) Bangil
7.Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Pasuruan
8. Aliansi Ulama Tapal Kuda (AUTADA)
9. PP Al ISHLAH Bondowoso.
10.PP.DARUL Quran Al Ghozali Tangsil wetan Wonosari Bondowoso
11.PP Darul Maghfur Lombok kulon Wonosari Bondowoso 
12.PP al jalil jengganwah Jember
13. Persis Bangil
14. PP Rahmatan Lil Alamin Tuban
15. PA212 Jatim 
16.Jamaah sholawat Nurul mustofa Situbondo
17. Indonesia Islamic Business Forum (IIBF)
18. Jamaah Ansharu Syariah Jatim
19.Jama’ah Masjid Assalam Purimas, Surabaya 
20.lembaga kursus al quran yayasan masjid al falah Surabaya.
21.FORKOM (Forum Komunikasi) dan Jamaah masjid Shalahuddin puri suryajaya. 
22.IKAPI (Ikatan Alumni PP Al Ishlah) Jatim 
23. Forum Komunikasi Muslimat jatim.
24.Komunitas Hijrah Bunda Al fatih Surabaya.
25. LBH Pelita Ummat Korwil Jawa Timur
26.Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) Jawa Timur

Belum ada Komentar untuk "PERNYATAAN SIKAP RAKYAT MUSLIM JATIM"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel