Nilai NUN 44,37 Kini Masuk SMAN 1 Gresik

Gresikpost.id - Peraturan zonasi yang diterapkan tahun ajaran baru kali ini benar-benar banyak membuat para kalangan di dunia pendidikan meradang. Masalah ini juga terjadi di Kabupaten Gresik yang memiliki jumlah pendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) terus bertambah hingga hari terakhir kemarin (20/6). Nama-nama pendaftar yang diterima pun diumumkan hari ini (21/9) pukul 01.00. Makin banyak pendaftar di dua sekolah yang selama ini dianggap sebagai sekolah favorit di Kota Gresik, yakni SMAN 1 Gresik dan SMAN 1 Manyar.

Nilai 44,37 Kini Masuk SMAN 1 Gresik

Berdasar data yang didapatkan www.gresikpost.id dari website ppdbjatim.net, hingga kemarin jarak rumah pendaftar di SMAN 1 Gresik dan SMAN 1 Manyar paling jauh tidak sampai 1 kilometer. Di SMAN 1 Gresik, misalnya, jarak rumah calon peserta didik terjauh hanya 839 meter. Di SMAN 1 Manyar, jarak terjauh hanya 898 meter.

Sebetulnya pendaftar dengan jarak rumah 1 kilometer tetap berpeluang masuk ke dua sekolah tersebut, tetapi tidak melalui jalur zonasi. Mereka dapat diterima lewat pemeringkatan nilai ujian nasional (NUN). Namun, tetap saja upaya itu tidak mudah.

Hingga kemarin, NUN paling rendah yang bisa masuk ke SMAN 1 Gresik lewat pemeringkatan adalah 371. Atau rata-rata nilai per mata pelajaran (mapel) 92,75. Di SMAN 1 Manyar, NUN paling rendah pendaftar yang diterima adalah 346 atau rata-rata per mapel 86,50.

Berbeda dengan sekolah di tengah kota, persaingan di wilayah pinggiran terbilang tidak terlalu ketat. Baik melalui jalur zonasi maupun pemeringkatan NUN. Di SMAN 1 Balongpanggang, misalnya, jarak terjauh rumah pendaftar bisa sampai 5 km. Di SMAN 1 Sangkapura, jarak terjauh rumah pendaftar dengan sekolah mencapai 12 km. Di jalur pemeringkatan, NUN di sekolah pinggiran juga tidak terlalu tinggi. Pendaftar dengan NUN 200–300 bisa masuk SMAN.

Di SMAN 1 Sangkapura, misalnya. Dari jalur pemeringkatan NUN, hanya ada tujuh siswa. Nilai tertingginya adalah 279 dan 158 untuk terendah. Total pagu online mencapai 272. Hingga kemarin, hanya terisi 224. Perinciannya, 217 pendaftar dari zonasi dan 7 orang di jalur pemeringkatan NUN.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dengan perubahan sistem zonasi, sekolah-sekolah yang semula menyebut diri sebagai sekolah favorit kini harus mau menerima siswa dengan NUN tidak terlalu tinggi. Bahkan, berdasar data dari website ppdbjatim.net, ada 13 siswa dengan rentang NUN 163,50–210 yang masuk SMAN 1 Manyar. Atau, nilai rata-rata per mapel 40,87–52,50.

Menurut Lukman, ketua panitia PPDB SMAN 1 Manyar, dengan sistem tahun lalu sekolahnya memang bisa menjaring lebih banyak pelajar pandai atau NUN tinggi. Sebab, tidak ada pembatasan zona. Siswa-siswi dengan NUN tinggi bisa memilih sekolah yang selama ini dianggap unggulan. ’’Karena (zonasi) ini merupakan kebijakan, sekolah harus mengikuti aturan,’’ katanya.

Meski menerima siswa dengan NUN rendah, lanjut dia, pihak sekolah kini dituntut membuat anak didik tetap bisa berprestasi. ’’Kembali pada konsep belajar. Sebetulnya setiap anak tidak jauh berbeda, tinggal memotivasi mereka agar minat belajarnya terpacu. Karena sudah dianggap sekolah favorit kayak Manyar ini, kami harus kerja keras,’’ tutur Waka kesiswaan SMAN 1 Manyar tersebut.

Begitu pun di SMAN 1 Gresik. NUN terendah yang masuk lewat jalur zona adalah 177,50 atau rata-rata per mapel 44,37. Ada lima orang yang berbekal NUN 180 atau rata-rata 45. Padahal, tahun sebelumnya, untuk bisa masuk ke sekolah di Jalan Arif Rahman Hakim tersebut, para pendaftar mesti mengantongi nilai-nilai rata-rata di atas 90. ’’Kondisi itu juga memotivasi para guru untuk legawa,’’ tutur Kepala SMAN 1 Manyar Syafa’ul Anam.

Menurut Syafa’ul, biasanya para guru di sekolah mengajari siswa dengan NUN jauh di atas rata-rata. Kini mereka mendapat tantangan untuk mengajari anak didik dengan nilai masih kurang. ’’Para guru dituntut bisa mengajari mereka tanpa membeda-bedakan,’’ tandasnya

Belum ada Komentar untuk "Nilai NUN 44,37 Kini Masuk SMAN 1 Gresik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel