Koalisi 02 Prabowo Sandi Bubar?

Gresikpost.id - Desas desus retaknya koalisi 02 Prabowo Sandi nampaknya  semakin terbukti ke permukaan bahkan bukan hanya gosip di warung kopi saja.

Sidang gugatan hasil Pilpres 2019 tinggal menunggu hitungan hari. Namun, koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) dilanda isu perpecahan internal.


Isu ini karena manuver Ketua Komando Satuan Tugas Bersama, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang menemui capres petahana Jokowi pasca-pengumuman rekapitulasi hasil Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum. Padahal, Demokrat merupakan salah satu partai pengusung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Merespons hal tersebut, Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan tak menampik pihaknya menjaga jarak dengan koalisi 02. Salah satu alasannya, karena perbedaan pandangan dengan elite BPN dalam menyikapi pengumuman rekapitulasi pilpres.

Iya jadi memang dinamika koalisi 02 sebulan terakhir cepat berubah. Sejak KPU umumkan hasil rekapitulasi 21 Mei lalu, banyak suara berbeda dengan elite 02. Seperti soal people power dan ini sangat tidak disetujui Pak SBY. Pak SBY memberikan petunjuk maka kami mengambil sikap menjaga jarak," kata Ferdinand dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Minggu 9 Juni 2019.

Respons Gerindra

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Taufik Riyadi merespons santai soal manuver Demokrat. Begitupun indikasi pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Jokowi sebagai spekulasi politik.

Bagi dia, selama tak ada deklarasi resmi dari pucuk pimpinan Demokrat dan PAN maka kedua partai tersebut masih jadi bagian BPN.

"Itu gimmick, gimmick saja. Sepanjang tidak ada deklarasi dari Ketua Umum SBY dan Zulkifli Hasan, bagi kami itu tidak ada. Kami ini sekarang fokus di MK. Itu fokus BPN. Kami siapkan bukti-bukti yang kuat," tutur Taufik di acara APa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Minggu, 9 Juni 2019.

Dia menilai manuver Demokrat dan PAN biasa dalam politik. Ia melihat hal tersebut bisa juga bagian upaya kubu Jokowi menarik partai lawan untuk memperkuat suara di parlemen. Cara ini agar mempermudah dan menjalankan kebijakan pemerintah.

Belum ada Komentar untuk "Koalisi 02 Prabowo Sandi Bubar? "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel